Cara memperbaiki Dispenser Tidak Bisa Dingin

18 Oktober 2018 06:13 | dibaca 11 kali

Dispenser awalnya dibuat untuk mempermudah orang menuangkan air dari galon ke gelas. Namun seiring perkembangan jaman kini dispenser sudah dilengkapi dengan alat pemanas dan pendingin air. Sehingga orang yang ingin minum dengan air panas ataupun dingin tidak perlu lagi merebus di atas kompor atau mendinginkannya di kulkas.

Macam dan Jenis Dispenser
Seperti yang telah anda ketahui bahwa dispenser memiliki macam dan jenis yang berbeda, yaitu dispenser dengan pilihan temperature panas dan normal atau panas dan dingin. Bahkan saat ini ada dengan tiga pilihan temperature yaitu panas, normal dan dingin. Untuk dispenser dengan air dingin biasa (normal) tidak membutuhkan kompresor. Sedangkan untuk jenis yang kedua yaitu panas dan dingi menggunakan kompresor, bahan pendingin serta perangkat-perangkat pendukung lainnya layaknya lemari es, freezer dan AC.

Komponen pemanas yang ada terbuat dari plat baja yang tahan panas dan karat. Tabung tersebut dilengkapi isolator agar aman apabila tersentuh pengguna meski dengan tangan kosong sekalipun. Selain pemanas tabung, dispenser juga dilengkapi dengan peraba suhu. Biasanya peraba suhu yang digunakan adalah jenis bimetal dalam wadah yang dilindungi plastic hitam dengan selubung logam.

Dispenser Tidak Bisa Panas/Dingin
Karena dispenser merupakan barang elektronik, wajar jika terjadi kerusakan di dalamnya. Salah satunya tidak bisa panas atau dingin. Hal ini tentu tidak menyenangkan. Mungkin tidak begitu masalah untuk air dinginnya. Namun untuk air panasnya? Anda jadi terpaksa harus merebus air jika ingin menggunakan air panas.

Langkah Perbaikan Dispenser yang Tidak Bisa Panas / Dingin
Mengapa air yang dikeluarkan tidak panas/dingin? Kerusakan semacam ini sering terjadi. Untuk pemanasnya, hal ini bisa dikarenakan elemen pemanas dalam tabung rusak, kabel rangkaian arus listrik dan peraba suhu terputus. Kerusakan ini menyebabkan air dalam tabung tidak bisa dipanaskan.

Langkah perbaikan apabila hal ini terjadi adalah:
Periksa keadaan sumber listriknya dengan menggunakan test pen untuk mengetahui ada tidaknya tegangan listrik. Anda juga bisa menggunakan voltmeter.
Jika sumber listrik normal, periksalah tusuk kontak menggunakan ohm meter. Apabila jarum ohmmeter bergerak ke kanan menunjuk angka nol maka penghantar dan tusuk kontak bagus.
Selanjutnya periksa saklar on-off dispenser. Caranya dengan melepaskan kabel di terminal saklar dan cek dengan ohmmeter.
Lakukan tes peraba suhu.
Periksa thermostat yang ada pada tabung pemanas dan cek elemen pemanasnya.

Sedangkan untuk pendinginnya, model dispenser seperti ini menggunakan elemen pendingin (peltier) dan kompresor. Jika tidak dingin berarti peltier putus, kipas pendinginnya mati atau rangkaian elektroniknya tidak bekerja.

Dari kerusakan tersebut bisa dilakukan pengecekan dengan menghubungkan kabel peltier / kipas pendingin dengan adaptor. Jika peltier bagus maka 1 sisi akan panas dan sisi lain dingin. Sedangkan kipas pendingin jika masih bagus maka bergerak cepat, jika putaran sudah lambat lebih baik segera diganti baru. Lalu untuk penggunaan kompresor perbaikannya seperti memperbaiki kulkas.

Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak panas atau dinginnya air pada dispenser menandakan bahwa ada salah satu elemen yang terputus sehingga menghambat pemanasan atau pendinginan air pada elemen yang ada. Jika anda dapat memperbaikinya sendiri alangkah lebih baik apabila dikerjakan sendiri. Namun jika anda bukan orang yang mengerti atau memahami tentang rangkaian listrik atau hal-hal yang berhubungan dengan elektronika, sebaiknya segera bawa dispenser tersebut ke tukang servis.

Bagi Kalian yang membutuhkan jasa untuk perbaikan dispenser, Langsung saja berkunjung di website utama kami Di CV Anugerah Teknik Abadi atau di Service Dispenser Surabaya.